Rabu, 24 September 2008

fenomena "chai-na"

wah, asli tertinggal blogku yang satu.. ^^ beginilah kalau banyak ide konyol, tapi lebih cepat ngomong daripada ngetik. hari ini kuciprat lagi dengan sedikit tulisan mini. mungkin karena kangen menulis di sini.. atau mungkin karena suasana hujan, yang menyejukkan dki indah nan dekil.. atau mungkin tergugah aja, sama pengabaran berita yang satu ini: 'pengamanan' produk susu asal cina yang diduga mengandung melamin.

1. sudah paling tidak dua hari kupingku gerahhhh mendengar metro tv yang menyebut kata cina dengan ejd, ejaan jang diinggriskan. terjadilah perubahan dari 'ci-na' ke 'chai-na'. tulisan 'cina'pun diselipkan huruf 'h', menjadi 'china'. terus menerus.. kenapa ya? apa takut ada kesan rasialis begicu? secara pribadi gue risih mendengarnya..

2. jadi khawatir juga, apa produk susu itu 'diamankan', lalu diam-diam, dengan cara tertentu, didistribusikan ke tempat lain? contohnya, di indonesia timur? makanan di sana pernah juga membuat orang keracunan, karena didistribusikan dari jakarta dll. padahal sudah kedaluarsa.. apalagi kalau kedaluarsa dan mengandung melamin.. hiii, gawat.

3. nggak ada hubungannya dengan susu formula cina, tapi film laskar pelangi sebentar lagi muncul.. pengen nonton ah akhir minggu ini. pendapat gue tentang bukunya: ada momen-momen yang 'ngena' juga, dan pesannya tentang pendidikan penting banget. jadi benar-benar bersyukur sudah dapat banyak kesempatan belajar, dan juga terpikir terus nasib anak-anak indonesia yang pendidikannya terbengkalai. walaupun begitu, ada juga kejanggalan-kejanggalan dalam struktur alur cerita, yang kadang-kadang membuatnya terkesan 'kurang merata'. agak naik turun. juga, sebagai feminis rasanya aneh mendukung perubahan flo menjadi 'wanita sejati', seakan-akan kalau dia tetap sebagai seorang tomboi, itu bukan citra 'wanita sejati'! sedih gue membaca tentang flo, sosok luar biasa yang berubah begitu saja. bukannya gue nggak ngerti kemauan untuk pakai jilbab dan merombak citra diri.. tapi cara andrea hirata menceritakannya, kesannya ketomboian dan kebebasan flo adalah kekeliruan anak kecil, bahkan kemaksiatan! weleh weleh weleh.. jadi pengen menulis lagi, kali ini tentang dualitas dalam diri gw yang pernah berjilbab, tapi sangat mendukung orang-orang yang berjiwa bebas.. yang sekarang bersyukur banget sudah nggak pakai jilbab, tapi menghargai orang yang pakai.. ah, lain kali deh :)

4 komentar:

Anonim mengatakan...

He jelek!
lu gua tag ya, and musti ikutin permainan ini, abis gua kekurangan 10 orang neh...
pls check:
http://emyz.blogspot.com/2008/09/10-facts-and-habit-about-yourself_24.html

masalahnya gua udah di kerjain, dan masalah besarnya, wajib mengerjain orang lain.. dan terpilihlah dikau sebagai salah satu.

btw, Sama, gua juga gerah banget sama CHAI-NA nya metro TV.. gak nasionalis bgt siy.. jijhai

mailbykite mengatakan...

a siallllll!!! daku kena tag!!!

Stanilawksy mengatakan...

Kenapa bisa 'bersyukur banget' gak pake jilbab Ka? Share doong..

mailbykite mengatakan...

stania yah? :D sperti yang gw bilang, gw respect banget sama orang-orang yang menentukan pilihan untuk memakai jilbab.. cumans, waktu gue pake, karena sikon-sikon tertentu, akhirnya gw ngerasa bahwa itu bukan pilihan yang tepat bagi gw.. jadinya make itu sperti nambah beban.. tapi kan orang ada fase2nya, hehehehe.. sapa tau brapa taun lagi gw berSORBAN!